WART4, Kota Depok kembali menjadi perbincangan hangat terkait sejarah dan identitas daerah. Pada Minggu, 24 Mei 2026, empat warga Depok yakni Tutus, Arisman, Abdul Gofur, dan Umar berkumpul dan berbincang santai di kediaman Pak Tutus. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, lahirlah sebuah gagasan yang dinilai memiliki nilai historis dan kebanggaan lokal, yakni usulan perubahan nama Stasiun Pondok Cina menjadi “Stasiun Margonda”.
Menurut mereka, nama “Margonda” dinilai lebih relevan dan representatif karena lokasi stasiun tersebut berada di kawasan yang sangat dekat dengan Jalan Margonda Raya, jalan utama sekaligus ikon Kota Depok. Selain itu, nama Margonda sendiri memiliki nilai sejarah besar bagi masyarakat Depok dan bangsa Indonesia.
Margonda dikenal sebagai salah satu pejuang kemerdekaan yang gugur dalam perjuangan melawan tentara NICA di wilayah Depok pada tahun 1945. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama jalan utama di Kota Depok sebagai bentuk penghormatan atas jasa perjuangannya.
Dalam perbincangan tersebut, keempat warga Depok itu menyampaikan harapan agar para sepuh, tokoh masyarakat, budayawan, dan seluruh elemen warga Depok dapat ikut mendorong terwujudnya perubahan nama stasiun tersebut. Mereka menilai nama “Pondok Cina” saat ini sudah tidak lagi merepresentasikan identitas kawasan secara luas, sementara nama “Margonda” dianggap lebih memiliki nilai sejarah, identitas kota, dan penghormatan terhadap pahlawan daerah.
“Nama Margonda bukan hanya nama jalan, tetapi simbol perjuangan dan sejarah Kota Depok. Sudah selayaknya nama itu digunakan sebagai nama stasiun yang menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat Depok,” ungkap salah satu penggagas usulan tersebut.
Sejarah mencatat bahwa Margonda merupakan sosok pejuang yang aktif dalam gerakan pemuda dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di wilayah Bogor dan Depok. Namanya kini melekat kuat sebagai ikon utama Kota Depok.
Gagasan perubahan nama stasiun ini diharapkan dapat menjadi awal munculnya kesadaran masyarakat untuk lebih mengenal sejarah lokal serta menghargai jasa para pahlawan daerah. Selain memperkuat identitas Kota Depok, penggunaan nama “Stasiun Margonda” juga dinilai dapat menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi Indonesia.
Red/BS


Posting Komentar
0Komentar